5 Manfaat Penggunaan Nebulizer Untuk Mengobati Asma

5 Manfaat Penggunaan Nebulizer Untuk Mengobati Asma
Rabu, 20 Maret 2019
Untuk bisa mengobati asma kamu bisa menggunakan obat dalam bentuk obat hirup, obat minum, atau obat suntik.Diantara obat obat tersebut yang dinilai paling efektif dapat mengobati asma oleh Global Initiative for Asthma atau GINA adalah obat hirup.Pada awalnya kebanyakan obat hirup bentuknya cair yang kemudian diubah menjadi uap supaya bisa masuk terhirup kedalam paru paru.

Nebulizer merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk mengelola zat dalam bentuk cairan untuk dihirup masuk kedalam paru paru. Biasanya Nebulizer ini akan digunakan sebagai bahan pengobatan bagi mereka yang mengalami gangguan pada sistem pernapasannya seperti batuk, pilek, ataupun obstruksi atau penyumbatan pada bagian saluran pernapasan oleh mucus atau dahak, cystic fibrosis, asma, COPD, ataupun penyakit gangguan pernapasan yang lainnya. Untuk bisa memecah solusi dan suspensi menjadi sebuah tetesan aerosol kecil yang bisa langsung terhirup dari corong perangkat maka biasanya obat Nebulizer ini akan menggunaka oksigen, kompresi udara, ataupun ultrasonic power.

Dengan menggunakan Nebulizer untuk mengobati asma maka penggunannya akan mendapatkan manfaat yang besar. Sehingga tidak heran jika para ahli banyak yang mengandalkan terapi Nebulizer ini. Berikut 5 manfaat penggunaan Nebulizer untuk mengobati asma diantaranya yaitu :

Obat Akan Langsung Tersalurkan Kedalam Paru Paru

Zat diudara kebanyakannya akan langsung disaring oleh saluran udara supaya tidak masuk hingga kedalam paru paru. Oleh karena itu Nebulizer akan menghasilkan partikel uap yang sangat kecil yaitu sekitar 1 hingga 7 mikrometer, sehingga nantinya obat ini dapat lolos dari saringan dan akan lebih mudah meresap kebagian paru yang telah ditargetkan.

Tetapi Nebulizer ini merupakan metode yang dapat menghantarkan obat kedalam paru dengan lebih cepat dan efesien jika dibandingkan obat minum. Jika kamu menggunakan obat minum maka akan lebih lama untuk bisa merasakan efeknya, karena zat dari obat minum tersebut akan dicerna terlebih dahulu didalam perut dan akan mengalir melalui aliran darah sebelum sampai hingga ke paru paru.

Risiko Efek Samping Sangat Minim

Dengan menghirup obat melalui Nebulizer maka akan langsung disalurkan kebagian paru yang mengalami gangguan, sehingga tidak akan menyebar hingga jaringan paru lainnya yang tidak perlu. Nebulizer memiliki metode penghantaran obat yang lebih efesien dalam arti untuk mengobati masalah didalam dosis yang lebih sedikit maka akan dapat bekerja dengan lebih cepat. Akan berkurangnya resiko efek samping karena pemberian obat dosis yang rendah.Penggunaan obat obatan bronkodilator melalui Nebulizer dapat mengurangi resiko efek samping seperti sakit kepala, tremor, ataupun jantung berdebar.

 Mudah Untuk Menggunakannya

Untuk menggunakan Nebulizer ini sangatlah mudah.Cara penggunaannya sangatlah berbeda dengan inhaler yang mengharuskan penggunanya untuk cekatan didalam koordinasi gerakannya.Pada saat inhaler digunakan maka kamu harus bisa menekan dengan cepat kaleng obat sambil menarik napas dalam dalam diwaktu yang bersamaan.Sedangkan menggunakan Nebulizer hanya perlu menarik dan menghembuskan napas santai seperti biasanya saja.Oleh karena itulah kenapa Nebulizer ini sering digunakan untuk terapi asma utama bagi bayi, anak anak, lansia, penyandang disabilitas, ataupun orang orang yang mengalami kesulitan untuk menggerakkan tangannya, atau kesulitan untuk menggerakkan tangan dan menarik napas dalam dalam. Dan bahkan orang yang lemah sekalipun dan harus bed rest total tetap akan dapat menjalani terapi dengan menggunakan Nebulizer. Penggunaan Nebulizer juga akan memudahkan para perawat untuk membantu pasien menyelesaikan terapinya pada saat sang pasien tidak bisa melakukannya sendiri. Terlebih lagi sekarang ini sudah banyaknya produsen Nebulizer yang mengeluarkan mesin portable sehingga akan mudah dibawa kemana mana dan dapat digunakan kapan saja sesuai dengan kebutuhan.

Bisa Lebih Telaten Didalam Berobat

Sebuah studi melaporkan jika dari 8000 orang pengidap asma, hampir 50 % nya tidak menggunakan obat secara telaten untuk bisa mencegah terjadinya serangan asma. Cara menggunakan Nebulizer tidaklah sulit sehingga akan memudahkan para pengidap asma, mereka cukup dengan memenuhi dosis obat harian yang sudah ditetapkan dokter. Para pasien akan merasa puas menggunakan obat ini karena kenyamanan dan kemudahan didalam penggunannya. Beberapa penelitian mengatakan jika pasien benar benar merasa puas dengan kemudahan penggunaan alat bantu napas, dan juga dikatakan jika mereka bisa lebih patuh didalam menjalai terapi yang pada akhirnya akan lebih baik kualitas hidupnya.

Sekaligus Dapat Mencegah Serangan Asma

Melakukan terapi Nebulizer ternyata dapat dimanfaatkan sekaligus untuk mengobati dan mencegah serangan asma. Karena Nebulizer mudah digunakan sehingga akan menyebabkan para penggunanya lebih telaten didalam berobat. Dalam waktu yang panjang, hal tersebut juga bisa kamu manfaatkan untuk mencegah kambuhnya serangan asma. Dengan menggunakan obat obatan bronkodilator secara rutin setiap hari dalam jangka waktu yang panjang maka akan dapat melemaskan otot saluran napas sehingga akan lebih leganya pernapasan. Sedangkan obat obatan steroid akan bekerja untuk memproduksi lendir paru yang akan menyebabkan kesulitan bernapas.

Pada Intinya jika Nebulizer ini kamu gunakan secara rutin maka dapat mencegah terjadinya gejala asma.
JASA REVIEW MURAH BERKUALITAS Handayat.com membuka Jasa Review, Sponsored Post, dan Content Placement yang murah dan berkualitas. Buruan Coba!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "5 Manfaat Penggunaan Nebulizer Untuk Mengobati Asma"

Posting Komentar

Karena banyaknya komentar yang menyebabkan broken link pada blog ini, kami jadi lebih berhati-hati untuk menyetujuinya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel