5 Penyebab Bau Nafas yang Sering Tidak Disadari

5 Penyebab Bau Nafas yang Sering Tidak Disadari 2
Muhammad Nur Ardi Handayathttps://www.handayat.com/
Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas yang tertarik pada dunia blogging, tulis-menulis, desain grafis, videografi, dan segala hal yang berhubungan dengan dunia digital.

Bau nafas adalah bau yang sangat mengganggu bagi banyak orang, termasuk bagi diriku. Maka dari itu penting bagi kalian semuanya untuk mengetahui penyebab bau nafas sehingga kamu bisa mengatasinya dengan mudah.

Berdasarkan berbagai informasi yang aku dapatkan dari website-website kesehatan yang bertebaran di intenet, aku jadi mengetahui ternyata ada banyak penyebab mengapa seseorang bisa memiliki bau napas yang kurang mengenakkan, bahkan cenderung mengganggu orang-orang di sekitarnya.

Nah, dalam tulisan kali ini aku akan memaparkan kepada teman teman semua mengenai penyebab bau nafas yang sering tidak disadari oleh orang orang. Beneran, terkadang orang orang yang memiliki nafas yang bau tidak menyadari bahwa bau nafasnya seperti itu, bisa bikin orang merasa terganggu.

Penyebab Bau Nafas yang Sering Tak Disadari

Berikut ini adalah beberapa penyebab bau nafas yang harus kamu ketahui, biar sadar, ternyata selama ini toh penyebab bau napas yang sering dialami oleh orang sekitar, bahkan mungkin dirimu sendiri?

Gangguan Saluran Pencernaan

Penyebab bau nafas pertama yang biasanya terjadi dan tak disadari oleh kebanyakan orang adalah gangguan saluran pencernaan. Biasanya gangguan pencernaan yang dapat menyebabkan bau nafas adalah asam lambung (GERD) dan juga maag.

Pada penderita asam lambung, biasanya terjadi karena asam yang naik sampai ke mulut dan tertinggal di mulut yang akan menyebabkan munculnya bau kurang sedap dan cukup mengganggu bagi banyak orang.

Gigi Berlubang

Selanjutnya adalah yang menjadi penyebab dari bau nafas yang dialami oleh sebagian orang adalah gigi berlubang. Hal ini dikarenakan adanya bakteri dan sisa-sisa makanan yang bisa terjebak pada lubang gigi sehingga membusuk karena terperangkap dalam waktu yang lama.

Penyakit pada Ginjal

Tak hanya gangguan pencernaan dan gigi berlubang saja yang bisa menyebabkan bau nafas yang kurang sedap, penyakit pada ginjal ternyata juga bisa menjadi penyebabnya. Berdasarkan informasi dari situs kesehatan terpercaya, bau nafas yang disebabkan oleh penyakit pada ginjal itu biasanya berbau urin atau berbau amis.

Hal ini dikarenakan jika ginjal tak dapat berfungsi semana mestinya membuat sisa-sisa metabolisme tubuh tidak bisa dibuang lewat urine. Jadi menyebabkannya menumpuk dan menyebar ke seluruh tubuh, termasuk mulut kamu.

Cara Mengatasi Bau Mulut yang Tidak Sedap

Nah, di atas kita sudah mengetahui apa saja yang menyebabkan bau mulut atau bau nafas seseorang menjadi tidak sedap. Bagi kalian yang memiliki masalah pada bau mulut tersebut tentunya ingin mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Nah, berikut ini adalah cara mengatasi bau nafas atau mulut yang tidak sedap!

Menggosok Gigi dengan Rutin dan Benar

Berdasarkan saran para ahli, cara pertama untuk mengatasi bau nafas adalah dengan rutin menggosok gigi 2 (dua) kali dalam sehari. Dan yang paling penting kita tidak boleh asal-asalan dalam menggosok gigi, pastikan kamu sudah melakukan gosok gigi dengan baik dan benar dan tak lupa menggunakan pasta gigi yang ber-flouride. Dianjurkan menggosok gigi 10-20 usai makan.

Rutin Mengganti Sikat Gigi

Mengganti sikat gigi sebaiknya dibiasakan setiap dua atau tiga bulan sekali. Tak hanya itu, jika kamu pernah mengalami sakit gigi dan kemudian sembuh dari sakit tersebut pun disarankan sebaiknya mengganti sikat gigi. Hal ini disarankan agar mengecilkan risiko tertular bakteri yang menempel sebelumnya.

Dan yang terakhir kamu bisa merutinkan pergi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, mengonsumsi makanan yang sehat, dan berhenti merokok. Demikianlah tulisan kali ini, semoga apa yang aku sampaikan bisa bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Tulisan Terbaru

Waktu yang Paling Tepat untuk Melakukan Proses Recruitment

Setiap perusahaan tentu ingin memiliki karyawan yang kompeten, profesional, dan berkontribusi penuh terhadap perusahaan. Namun sayangnya, tidak semua karyawan...