Pemberian Dosis Levofloxacin untuk Berbagai Penyakit

Obat yang satu ini bisa di gunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit yang bisa di rasakan oleh manusia. Penggunaan dosis untuk konsumsi Levofloxacin sebenarnya akan disesuaikan dengan kondisi dari orang tersebut. pada kesepatan ini akan dijelaskan beberapa dosis untuk konsumsi Levofloxacin yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

Baca juga: Inilah Rekomendasi PAPDI tentang Pemberian Vaksinasi COVID-19

Dosis levofloxacin untuk dewasa:

  • Pneumonia 

750 mg, obatnya di konsumsi dengan cara oral atau lewat infus (IV) setiap 24 jam di gunakan selama 7 sampai 14 hari.

  • Sinusitis

500 mg secara oral atau melalui infus (IV) setiap 24 jam dalam waktu10 samapi 14 hari atau sebesar 750 mg di konsusmsi dengan cara oral atau infus (IV) setiap 24 jam digunakan selama5 hari.

  • Bronkitis 

500 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari dalam waktu 7 hari.

  • Infeksi kulit atau jaringan lunak 
  1. Non komplikasi: sebanyak 500 mg di konsumsi secara oral atau melalui infus (IV) digunakan selama 7 sampai 10 hari.
  2. Komplikasi: sebanyak 750 mg secara oral atau melalui infus (IV) digunakan selama 7-14 hari.
  • Prostatitis 

Dosisnya 500 mg secara oral atau melalui infus (IV) setiap 24 jam digunakan selama 28 hari.

  • Infeksi saluran kencing 
  1. Non komplikasi: dosisnya 250 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari digunakan selama 3 hari.
  2. Komplikasi: dosisnya 750 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari digunakan selama 5 hari.
  • Pyelonephritis
  1. Karena Escherichia coli: dosisnya 250 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari digunakan selama 10 hari. 
  2. Karena E coli (termasuk kasus dengan bakteremia concurrent): dosisnya 750 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari digunakan selama 5 hari.
  • Sistitis

Dosisnya 250 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari digunakan selama 3 hari.

  • Profilaksis anthrax 

Dosisnya 500 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari digunakan selama 60 hari paska paparan

  • Plague (termasuk plague pneumonic dan septisemia) 

Dosisnya 500 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari digunakan selama 10-14 hari. Pemberian obat yang satu ini harus dimulai secepat mungkin setelah terjadi paparan di konnfrimasi. Dosis lebih tinggi sebesar750 mg secara oral atau memalui infus IV sekali sehari

Baca juga: Ini Dia Beberapa Bahan Alami Yang Dapat Dijadikan Obat Sakit Perut!

  • Tuberkulosis 

Dosisnya 500 sampai 1000 mg secara oral atau melalui infus (IV) sekali sehari.

  • Uretritis Nongonococcal

Dosisnya 500 mg secara oral sekali sehari digunakan selama 7 hari.

  • Klamidia 

Dosisnya 500 mg secara oral sekali sehari digunakan selama 7 hari.

  • Radang panggul

Dosisnya 500 mg secara oral sekali sehari digunakan selama 14 hari.

  • Epididimitis dan penyakit menular seksual lainnya 

Dosisnya 500 mg secara oral sekali sehari digunakan selama 10 hari.

Dosis Levofloxacin untuk Anak-Anak

  • Profilaksis Anthrax 
  1. Anak yang umurnya di atas 6 bulan yang punya berat badan kurang dari 50 kg 8 mg/kg bisa di beri secara oral atau IV untuk 12 jam sekali digunakan selama 60 hari dosisnya tidak lebih dari 250 mg 
  2. Anak yang umurnya di atas 6 bulan yang punya berat badan diatas 50 kg 8 mg/kg bisa di beri secara oral atau IV untuk 12 jam sekali digunakan selama 60 hari dosisnya tidak lebih dari 500 mg 
  • Plague (termasuk plague pneumonic dan septisemia) dan profilaksis plague:
  1. Anak yang umurnya di atas 6 bulan yang punya berat badan kurang dari 50 kg 8 mg/kg bisa di beri secara oral atau IV untuk 12 jam sekali digunakan selama 60 hari dosisnya tidak lebih dari 250 mg 
  2. Anak yang umurnya di atas 6 bulan yang punya berat badan diatas 50 kg 8 mg/kg bisa di beri secara oral atau IV untuk 12 jam sekali digunakan selama 60 hari dosisnya tidak lebih dari 500 mg 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top